Question Tag

Question Tag sering disebut pertanyaan berekor. Question tag merupakan pertanyaan pendek yang di tambahkan di akhir pernyataan untuk menegaskan kebenaran informasi atau meminta persetujuan dengan cara bertanya pendek.

Question tag sering muncul pada bahasa percakapan sehari-hari. Rumus utama question tag adalah:

PositifLinking verbs ‘be’ / auxiliary verbs / modal verbs + pronoun + ?
NegatifLinking verbs ‘be’ / auxiliary verbs / modal verbs + not + pronoun + ?
formula question tag

Keterangan:

  • Linking verbs ‘be’ adalah is, am, are, was, dan were.
  • Auxiliary verbs adalah do, does, did, have, has, dan had
  • Modal verbs adalah will, would, can, could, may, might, shall, should, have/has/had to, dan must
  • Pronoun adalah kata ganti dari subjek kalimat (i, you, we, they, she, he, it)
  1. Question Tag pada kalimat verbal
    Pola berlawanan dengan kalimat utamanya.
    Jika kalimat utama positif, maka question-tag negatif. Juga sebaliknya
    Jika Kalimat Utama kata Kerja, Maka question-tag auxiliary verb
    Contoh:
    Samir plays badminton every day, doesn’t he?
    (Samir bermain badminton setiap hari, bukankah begitu?)
    Siri will get the scholarship, won’t be?
    (Siri akan mendapatkan beasiswa itu, bukankah begitu?)
  2. Question Tag pada kalimat nominal
    Nominal (kalimat yang tidak menggunakan kata kerja)
    question tag menggunakan linking verb ‘be‘ (is, am, are, was, were)
    Contoh:
    Shanum was an engineer two years ago, wasn’t he?
    (Shanum adalah seorang mekanik 2 tahun lalu, bukankah begitu?)
    Sabrina is a lawyer, isn’t she?
    (Sabrina adalah seorang pencara, kan?)
  3. Question Tag pada kalimat perintah dan larangan
    Kata ganti (pronoun) yang digunakan selalu ‘you‘ sedangkan kata tanya yang digunakan adalah modal verbs: will, won’t, would, could.
    Contoh:
    Don’t go anyway, will you?
    (Jangan pergi dulu, mau kan?)
    Turn down the radio, won’t you?
    Pelankan radio itu, mau kan?
  4. Question Tag pada kalimat ajakan
    Kata ganti (pronoun) yang digunakan selalu ‘we‘ sedangkan kata tanya yang digunakan adalah modal verbs: shall.
    Contoh:
    Let’s watch the movie, shall we?
    (Mari kita menonton film itu, mau kan?)
    Let’s go there, shall we?
    Mari kita pergi kesana, mau kan?
  5. Same-Way Question Tag
    Pola question tag yang sama positif-negatifnya dengan kalimat utamanya (tidak berpola terbalik). Pola ini digunakan untuk mengkonfirmasi tebakan, menyatakan ketertarikan (interest), keterkejutan (surprise), atau kemarahan (anger), dan bukan pertanyaan sungguhan (real question).
    Contoh:
    So you don’t like my jokes, don’t you?
    (Jadi, kamu tidak suka guyonan-guyonanku, kan?)
    So you think that you’re suitable for this job, do you?
    (Jadi manurut kamu cocok untuk pekerjaan ini, begitu?)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *