Memahami Bit Paritas Error Detection

bit paritas

Dalam lingkup masalah detection and correction error terdapat salah satu metode yang dapat digunakan, metode tersebut adalah bit paritas atau dalam bahasa inggris bit parity.

Bit paritas (bit pemeriksa) merupakan salah satu metode untuk mendeteksi kesalahan pada level bit. Bit paritas adalah bit tambahan yang diberikan pada akhir byte atau baris terakhir dari kumpulan bit untuk digunakan dalam proses pengecekan kebenaran data pada saat penyimpanan atau proses transmisi.

Terdapat 2 jenis bit paritas, yaitu:

  1. Paritas ganjil (odd parity)
    bit paritas di set menjadi 1, jika jumlah angka 1 dalam kumpulan bit e.g (10001) adalah genap. Sehingga jumlah bit dalam kumpulan bit tersebut menjadi ganjil (10001-1) setelah ditambah bit paritas.
  2. Pritas genap (even parity)
    bit paritas di set menjadi 1, jika jumlah angka 1 dalam kumpulan bit e.g (10000) adalah ganjil. Sehingga jumlah bit dalam kumpulan bit tersebut menjadi genap (10000-1) setelah ditambah bit paritas.

Nilai bit paritas genap adalah hasil dari XOR sedangkan nilai bit paritas ganjil hasil komplemen atau kebalikan dari hasil XOR.

Table 1 berikut memperlihatkan byte dengan satuan bit paritas genap dan paritas ganjil.

7 bit dataByte dengan partisi
Genap/evenGanjil/odd
00000000000000-00000000-1
10100011010001-11010001-0
11111111111111-11111111-0
Tabel 1 Paritas Ganji & Genap

Kelebihan menggunakan bit paritas

  • Lebih cepat karena berbasis 2 (biner)
  • Mudah dalam pengecekan
  • Sederhana dalam analisis dan penggunaan pada sistem
  • Mudah direalisasikan dalam bentuk rangkaian atau hardware

Kekurangan menggunakan bit paritas

  • Kurang handal dalam mengatasi deteksi dan perbaikan error
  • Kemungkinan kesalan yang terjadi besar, yaitu 50%
  • Belum dapat mengakomodir file dengan ukuran besar
  • Tidak dapat mendeteksi kesalahan dalam jumlah genap

Berikut merupakan contoh pola penggunaan bit paritas

Polas kasus terdeteksi

Sanum akan mengirim : 1001
Sanum menghitung nilai bit parity : 1 xor 0 xor 0 xor  1 = 0
Sanum menambahkan bit parity dan kirim : 10010 (Transmission error)
Siri menerima : 11010 (kesalahan pada bit kedua)
Siri menghitung keseluruhan parity : 1 xor 1 xor 0 xor 1 xor 0 = 1
Siri melaporkan terjadi kesalahan transmisi, karena nilai parity tidak benar.

Pola kasus tidak terdeteksi

Sanum akan mengirim : 1001
Sanum menghitung nilai bit paritas : 1001 = 0
Sanum mengirim : 10010 (Transmission Error)
Siri menerima : 11011 (Kesalahan pada bit 2 dan bit 5)
Siri menghitung paritas : 1 1 0 1 1 = 0
Siri melaporkan transmisi benar padahal sebenarnya salah.

Bit paritas hanya menjamin deteksi jumlah ganjil pada bit error. Jika jumlah genap mempunyai error, bit paritas mencatat hasil yang benar padahal datanya corrupt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *